Kamis, 9 Juli 2026

Nasab Ba’alwi Tertolak Kajian Pustaka dan Test DNA

Image

“Al-Habsy, Assegaf, Jamalullail, dan BSA itu masuk haplogroup G-Y32613”.

Demikian Doktor Sugeng Sugiharto menulis dalam halaman Facebooknya. Peneliti di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu juga mengucapkan terimakasih kepada para Ba’alwi yang telah berkontribusi untuk sains. Bahkan, ia menawarkan diri untuk Ba’alwi yang sudah test DNA untuk mengirim file BAM-nya kepadanya, untuk di bantu membuatkan file yang berisi seluruh mutasi dalam kromosom-Y.

Dari situ nampaknya, sudah ada kalangan Ba’alwi yang test DNA, dan hasil haplogroupnya adalah G. lalu apa artinya haplo G? dalam kolom komentar Sunan Kaliprogo bertanya: “…maksudnya apakah masuk zuriat Nabi tegak lurus atau zigzag? Lalu dijawab oleh Doktor Sugeng: “Ya ga mungkin lurus. Zigzag, disclaimer, belum ada buktinya.”

Lurus garis laki sampai Nabi itu tidak mungkin. Tetapi keturunan Nabi jalur Zigzag masih mungkin, namun belum ada buktinya. Itu mungkin maksud jawaban Doktor Sugeng.

Dalam halaman lain dari Facebooknya, ia menulis bahwa identitas genetic Nabi Ibrahim ber-haplogroup J lengkapnya J-FGC8712, dan Imam Ali bin Abi Talib adalah J-FGC10500. Dari sini kita memahami garis lurus keturunan Nabi harus berhaplo J. lalu bagaimana kedudukan test DNA menurut para ulama?

Menurut hasil keputusan Muktamar NU yang ke-31 yang dilaksanakan di Solo tahun 2004, hasil test DNA bisa digunakan sebagai penafian ilhaq nasab (tersambungnya nasab), tetapi belum tentu bisa menentukan ilhaq nasab. Dari hasil keputusan muktamar NU itu kita bisa menyatakan nasab Ba’alwi sebagai tidak tersambung garis lurus laki-laki kepada Nabi Muhammad Saw, berdasarkan hasil test DNA mereka yang tidak berhaplo J yang merupakan haplogroup yang dimiliki Imam Ali bin Abi Talib dan harus dimiliki keturunannya.

Jika demikian, nasab Ba’alwi tersebut sudah tertolak dari dua sisi, yaitu pertama kajian pustaka sebagaimana dalam kajian penulis, yang kedua dilihat dari kesimpulan hasil test DNA sebagaimana dijelaskan peneliti seperti di atas.

Artikel terkait...

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

Elegi Garis Nasab: Antara yang Hakiki dan yang Imitasi (Y DNA Nabi Ibrahim Versi Rumail Abbas)

Setelah sekian lama tenggelam dalam kesunyian, Rumail kembali melangkah ke pelataran wacana. Kali ini, ia membawa narasi baru tentang misteri Y-DNA. Darinya, berembus dua kabar yang kontras: satu kabar baik yang membawa secercah cahaya; kedua kabar buruk yang menyisakan kegetiran.…

Alun 6 Jul 2026 139 9 menit baca
Daftar Reportase Media Tentang Pendiskreditan Habaib Ba’alwi Terhadap NU dan Kiai-Kiai NU

Daftar Reportase Media Tentang Pendiskreditan Habaib Ba’alwi Terhadap NU dan Kiai-Kiai NU

Faizal Assegaf Ba’alwi Menghina NU dan Hadratusyaikh K.H. Hasyim Asy’ari Pernyataan-pernyataan penghinaan Faizal Assegaf terhadap Hadratusyaikh K.H. Hasyim Asy’ari mulanya berasal dari rekaman video panjang yang disiarkan oleh Faizal Assegaf melalui kanal YouTube pribadinya “Faizal Assegaf Official”. Namun video tersebut…

Alun 29 Jun 2026 228 37 menit baca
Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

Ilham Aidit, Anak D.N. Aidit, Tegaskan Ayahnya Keturunan Ba’alwi Yaman

Anak gembong PKI D.N. Aidit, Ilham Aidit menegaskan bahwa ayahnya adalah keturunan yaman. Penegasan itu sebagaimana direportase oleh Republika.co: “Terkait hal ini, Republika.co.id sempat berbincang dengan putra DN Aidit, Ilham Aidit. Dia mengaku, Aidit yang mereka sandang adalah nama marga.…

Alun 24 Jun 2026 146 16 menit baca