Kamis, 4 Juni 2026

Hasil Bahsul Masail Pondok Pesantren Benda Kerep, Cirebon: Sunan Gunung Jati Bukan Ba’alwi

Image

Setelah melakukan diskusi dan bedah nasab dengan kajian-kajian:

  1. Manuskrip,
  2. Kitab Nasab,
  3. Isbat Internasional, dan
  4. Uji Genetika Test DNA.

Yang dihadiri oleh banyak tokoh lintas keturunan Walisongo dan terutama keturunan langsung Sunan Gunung Jati. Baik dari beberapa keturunan Kesultanan Cirebon dan beberapa keturunan dari Kesultanan Banten, maupun daerah lainnya seperti Purwakarta, Sukabumi dan Garut.

Dihasilkan kesimpulan berikut:

Bahwa Sunan Gunung Jati Syarif Hidayatullah bukanlah keturunan dari jalur Ba’alwi Yaman, melainkan dari jalur Al-Bukhari Al-Kazhimi Al-Husaini,
dan
Nasab Ba’alwi disimpulkan Mukhtalaf Fih. (Di dalamnya ada perbedaan pendapat).

Berikut daftar nama-nama yang hadir pada saat kesimpulan disampaikan:

  1. Tuan rumah, yang mengumumkan hasil kesimpulan KHR. Ahmad bin Hasan dan para kasepuhan Kyai Keluarga Benda Kerep: KH. Muayyad, KH. Abrurrahman, KH. Muhammad,
  2. Ketua Panitia, Raden Noval Saefullah,
  3. Ketua Umum NAAT (Naqobah Ansab Auliya’ Tis’ah), Bandara Kyai Ilzamuddin Al Quddusi Madura,
  4. Ketua LP3SN NAAT, KH. Abdul Hanan Madura,
  5. Pustakawan Kanoman Cirebon – Mas Farihin,
  6. Kasepuhan Pangeran Fachri Mertasinga,
  7. R.Tb. Nurfadhil al-Bantani,
  8. KH. Imaduddin Utsman al-Bantani,
  9. KRT. Faqih Wirahadiningrat trah HB Yogyakarta,
  10. R. M. Panji Natanagara trah HB Yogyakarta,
  11. Utusan Patih Khodiron Kanoman,
  12. Tengku Al Qusyasyi Aceh,
  13. H. Erwin Forsil,
  14. Syarif Zabidi Madura,
  15. Gus Islah Surakarta,

dan yang lain-lain yang tanpa mengurangi rasa hormat dan takzim, tidak dapat disebutkan namanya satu-persatu.

Demikian Risalah Gotrasawala Benda Kerep Cirebon, dan dari peristiwa bersejarah ini akan menjadi pondasi bagi langkah maju Pelurusan Nasab Dzurriyah Nabi di Nusantara.

Cirebon, 30 Juli 2023

Catatan:

Berdasarkan hasil musyawarah di Ponpes Benda Kerep Cirebon, silsilah Syekh Syarif Hidayatullah yang paling kuat (mendekati kebenaran) adalah sebagai berikut (Jalur laki-laki):

  1. Syarif Hidayatullah,
  2. Abdullah Umdatuddin,
  3. Ali Nuruddin,
  4. Jamaluddin Husein,
  5. Mahmud Nasruddin,
  6. Jalaluddin,
  7. Ahmad Kabir,
  8. Jalaluddin al-Bukhori,
  9. Ali al-Bukhori,
  10. Ja’far,
  11. Muhammad,
  12. Mahmud,
  13. Ahmad,
  14. Abdullah,
  15. Ali,
  16. Ja’far Zaki,
  17. Ali al-Naqi,
  18. Muhammad al-Taqi,
  19. Ali al-Ridho,
  20. Musa al-Kazim,
  21. Ja’far Sodiq,
  22. Muhammad al-Baqir,
  23. Ali Zaynal ‘Abidin,
  24. Sayyidina Husein,
  25. Sayyidina Ali + Sayyidah Fatimah al-Zahra binti Sayyidina Muhammad SAW.

Rujukan:

Kitab al-Majdi, Syajaroh Mubarokah, Umdatut Thalib, Kitab Al-Ashili, Sadaat Bukhoro, Bahrul Matholib, Tarih Hindi, Syajaroh Tholibiyah, manuskrip Syekh Hasan Muhyi yang berjudul: Haza Silsilah Kyai Hasan Muhyi min Adam ilannabi Muhammad wa ila Jamiy’i Awliya’i Tis’ah riwayat Sultan Kanoman Muhammad Khoyruddin, yang di tulis pada abad 12 Hijriyah.
Wallahu a’lamu bishshawab

Artikel terkait...

Warga NU Wajib menyayangi 86 Marga Keturunan Nabi Muhammad SAW Ini: Laporan Untuk K.H. Miftahul Akhyar

Warga NU Wajib menyayangi 86 Marga Keturunan Nabi Muhammad SAW Ini: Laporan Untuk K.H. Miftahul Akhyar

Bagi warga Nahdlatul Ulama (NU), mencintai keturunan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam merupakan manifestasi spiritualitas yang diwariskan secara turun-temurun oleh para masyayikh. Dalam khazanah kitab akhlak dan tasawuf, para ulama menegaskan bahwa mencintai Ahli Bait serta dzurriyat Rasulullah adalah bagian…

Alun 28 Mei 2026 370 19 menit baca
HAJI HABIB BIN BUJA’, PEWAQAF DI MAKKAH, ASLI TURUNAN NEGRI ACEH BUKAN BA’ALWI

HAJI HABIB BIN BUJA’, PEWAQAF DI MAKKAH, ASLI TURUNAN NEGRI ACEH BUKAN BA’ALWI

Sejarah bukan dibangun berdasar asumsi, bukan pula berdasar katanya, tetapi ia dibangun berdasar bukti sumber primer yang valid. Setiap klaim sejarah mempunyai tujuan, tetapi hakikat sejarah tidak peduli dengan tujuan itu. Ia berjalan sendiri sesuai dengan data yang dapat dipertanggungjawabkan.…

Alun 20 Mei 2026 183 20 menit baca
Studi Genomik mengenai Asal-usul Etnis Bangsa Arab dan Populasi Dunia Berdasarkan Asam Deoksiribonukleat (DNA)

Studi Genomik mengenai Asal-usul Etnis Bangsa Arab dan Populasi Dunia Berdasarkan Asam Deoksiribonukleat (DNA)

Dr. Musthafa Sulaiman Abu al-Thayyib (Doktor Asal Mesir dalam bidang sejarah Islam, dengan spesialisasi silsilah suku-suku Arab) Bayangkan bahwa satu sel dari rongga mulut Anda mampu menentukan asal-usul antropologis Anda. Hal ini diidentifikasi melalui analisis kromosom-Y (Y-Chromosome) yang terdapat di…

Alun 18 Mei 2026 184 17 menit baca