Senin, 19 Oktober 2026

Hasil Bahsul Masail Pondok Pesantren Benda Kerep, Cirebon: Sunan Gunung Jati Bukan Ba’alwi

Image

Setelah melakukan diskusi dan bedah nasab dengan kajian-kajian:

  1. Manuskrip,
  2. Kitab Nasab,
  3. Isbat Internasional, dan
  4. Uji Genetika Test DNA.

Yang dihadiri oleh banyak tokoh lintas keturunan Walisongo dan terutama keturunan langsung Sunan Gunung Jati. Baik dari beberapa keturunan Kesultanan Cirebon dan beberapa keturunan dari Kesultanan Banten, maupun daerah lainnya seperti Purwakarta, Sukabumi dan Garut.

Dihasilkan kesimpulan berikut:

Bahwa Sunan Gunung Jati Syarif Hidayatullah bukanlah keturunan dari jalur Ba’alwi Yaman, melainkan dari jalur Al-Bukhari Al-Kazhimi Al-Husaini,
dan
Nasab Ba’alwi disimpulkan Mukhtalaf Fih. (Di dalamnya ada perbedaan pendapat).

Berikut daftar nama-nama yang hadir pada saat kesimpulan disampaikan:

  1. Tuan rumah, yang mengumumkan hasil kesimpulan KHR. Ahmad bin Hasan dan para kasepuhan Kyai Keluarga Benda Kerep: KH. Muayyad, KH. Abrurrahman, KH. Muhammad,
  2. Ketua Panitia, Raden Noval Saefullah,
  3. Ketua Umum NAAT (Naqobah Ansab Auliya’ Tis’ah), Bandara Kyai Ilzamuddin Al Quddusi Madura,
  4. Ketua LP3SN NAAT, KH. Abdul Hanan Madura,
  5. Pustakawan Kanoman Cirebon – Mas Farihin,
  6. Kasepuhan Pangeran Fachri Mertasinga,
  7. R.Tb. Nurfadhil al-Bantani,
  8. KH. Imaduddin Utsman al-Bantani,
  9. KRT. Faqih Wirahadiningrat trah HB Yogyakarta,
  10. R. M. Panji Natanagara trah HB Yogyakarta,
  11. Utusan Patih Khodiron Kanoman,
  12. Tengku Al Qusyasyi Aceh,
  13. H. Erwin Forsil,
  14. Syarif Zabidi Madura,
  15. Gus Islah Surakarta,

dan yang lain-lain yang tanpa mengurangi rasa hormat dan takzim, tidak dapat disebutkan namanya satu-persatu.

Demikian Risalah Gotrasawala Benda Kerep Cirebon, dan dari peristiwa bersejarah ini akan menjadi pondasi bagi langkah maju Pelurusan Nasab Dzurriyah Nabi di Nusantara.

Cirebon, 30 Juli 2023

Catatan:

Berdasarkan hasil musyawarah di Ponpes Benda Kerep Cirebon, silsilah Syekh Syarif Hidayatullah yang paling kuat (mendekati kebenaran) adalah sebagai berikut (Jalur laki-laki):

  1. Syarif Hidayatullah,
  2. Abdullah Umdatuddin,
  3. Ali Nuruddin,
  4. Jamaluddin Husein,
  5. Mahmud Nasruddin,
  6. Jalaluddin,
  7. Ahmad Kabir,
  8. Jalaluddin al-Bukhori,
  9. Ali al-Bukhori,
  10. Ja’far,
  11. Muhammad,
  12. Mahmud,
  13. Ahmad,
  14. Abdullah,
  15. Ali,
  16. Ja’far Zaki,
  17. Ali al-Naqi,
  18. Muhammad al-Taqi,
  19. Ali al-Ridho,
  20. Musa al-Kazim,
  21. Ja’far Sodiq,
  22. Muhammad al-Baqir,
  23. Ali Zaynal ‘Abidin,
  24. Sayyidina Husein,
  25. Sayyidina Ali + Sayyidah Fatimah al-Zahra binti Sayyidina Muhammad SAW.

Rujukan:

Kitab al-Majdi, Syajaroh Mubarokah, Umdatut Thalib, Kitab Al-Ashili, Sadaat Bukhoro, Bahrul Matholib, Tarih Hindi, Syajaroh Tholibiyah, manuskrip Syekh Hasan Muhyi yang berjudul: Haza Silsilah Kyai Hasan Muhyi min Adam ilannabi Muhammad wa ila Jamiy’i Awliya’i Tis’ah riwayat Sultan Kanoman Muhammad Khoyruddin, yang di tulis pada abad 12 Hijriyah.
Wallahu a’lamu bishshawab

Artikel terkait...

Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Dinamika internal Nahdlatul Ulama (NU) pra dan pasca muktamar ke-35 di Jombang menunjukkan dikotomi yang semakin jelas antara jalur Struktural (jam’iyyah) dan jalur Kultural (jama’ah). Marak respon ketidakpuasan sebagian warga Nahdliyin terhadap terpilihnya K.H. Miftahul Akhyar…

Alun 17 Okt 2026 99 5 menit baca
الرياسة في المنظمة بطريق الرشوة تفضي إلى الهوان وعدم البركة للجمعية والجماعة

الرياسة في المنظمة بطريق الرشوة تفضي إلى الهوان وعدم البركة للجمعية والجماعة

عماد الدين عثمان البنتني إن تولي المسؤوليات ورياسة المنظمة الدينية والاجتماعية أمانة عظمى ومسؤولية جسيمة في المنظور الشرعي والإداري. غير أن الوصول إلى هذه المناصب بالطرق الملتوية، وعلى رأسها الرشوة، يشكل انحرافا خطيرا عن الجادة واستخفافا بمقاصد المنظمة. فالرشوة ليست…

Alun 12 Okt 2026 78 3 menit baca
KESAKSIAN KROMOSOM Y (Y-DNA) TERHADAP VALIDITAS NASAB TRADISIONAL ASYRAF AL-MUSAWI AL-HUSAINI DI KARBALA

KESAKSIAN KROMOSOM Y (Y-DNA) TERHADAP VALIDITAS NASAB TRADISIONAL ASYRAF AL-MUSAWI AL-HUSAINI DI KARBALA

Imaduddin Utsman Al-Bantani Perkembangan ilmu genealogis modern, khususnya melalui pengujian kromosom Y (Y-DNA), telah memberikan presisi baru dalam verifikasi garis keturunan paternal. Secara ilmiah, kromosom Y diwariskan dari ayah kepada anak laki-laki secara hampir tanpa perubahan lintas generasi, sehingga individu-individu…

Alun 9 Okt 2026 180 8 menit baca