Jumat, 11 September 2026

DITANYA RUMAIL ABBAS, MUFTI YAMAN TEGASKAN HABIB BA’ALWI BUKAN KETURUNAN NABI

Image

Mufti Yaman, Syekh Syamsuddin Syarafuddin tanggal 13 Mei 2024 membuat status di Facebook menjawab pertanyaan Rumail Abbas tentang nasab Ba’alwi. Dalam status itu, Mufti Yaman menampilkan pula pertanyaan dari Rumail Abbas. Dalam menjawab pertanyaan Rumail itu, Mufti Yaman menegaskan bahwa Ba’alwi bukanlah termasuk Bani hasyim, bukan pula termasuk “sadah” (para sayyid). Dengan demikian para habib Ba’alwi itu bukan keturunan Nabi Muhammad SAW dan tidak sah mengaku sebagai keturunan Nabi.

Jawaban lengkap Mufti Yaman dalam status FB terhadap pertanyaan Rumail Abbas seperti di bawah ini:

تواصل معي احد الباحثين التابعين لوزارة الخارجية لدولة #اندونيسيا والدكتور في احد اكبر جامعات اندونيسيا ناقش معي حول ماذكرتة عن خطر التنكر بالنسب الهاشمي وكان في صدد بحث عن اسرة باعلوي فاوضحت لة ان اسرة باعلوي ليسوا من هواشم وسادة ال البيت الاطهار وانما يحاولوا نسب انفسهم الينا فشكرني على ماقدمتة لهم من معلومات في بحثهم الذي كاد ان ينجزوة لولا كلامي الذي حول مجرى البحث وكشف لهم الحقائق

Terjemah:
“Salah satu peneliti yang berafiliasi dengan Kementerian Luar Negeri Negara #Indonesia dan seorang doktor di salah satu universitas terbesar di Indonesia, menghubungi saya dan berdiskusi dengan saya apa yang saya sebutkan tentang bahayanya menyamarkan garis keturunan Bani Hasyim. Dan ia sedang dalam proses meneliti keluarga Ba’alawi. Maka saya menjelaskan kepadanya bahwa keluarga Ba’alawi bukanlah termasuk Bani Hasyim dan bukan “sadat ahli bait yang suci”. Mereka hanya mencoba untuk menghubungkan diri mereka dengan kami (sadat). Jadi dia berterima kasih kepada saya atas informasinya yang saya berikan kepada mereka (peneliti) tentang informasi-informasi penelitian mereka, yang hampir mereka selesaikan jika bukan karena pendapat saya yang mengubah arah penelitian dan mengungkapkan fakta kepada mereka.”

Dari kalimat mufti Yaman itu bisa disimpulkan bahwa dalam percakapan itu, Rumail berterimakasih kepada Mufti yaman yang telah menjawab bahwa Ba’alwi bukan keturunan Nabi Muhammad SAW. dan dalam percakapan itu Rumail mengungkapkan bahwa ia sebenarnya sebentar lagi menyelesaikan penelitiannya dalam rangka mensahihkan nasab Ba’alwi. namun ketika mendapat jawaban dari Mufti Yaman itu Rumail mengubah kesimpulannya.

Penulis: Imaduddin Utsman al-Bantani

Artikel terkait...

Gus Rafi Batalkan Nasab Baalwi Berdasar Kitab Internal Ba’alwi

Gus Rafi Batalkan Nasab Baalwi Berdasar Kitab Internal Ba’alwi

Jakarta — Diskursus mengenai keabsahan nasab Ba’alawi kembali memanas setelah Gus Rafi Wiranegara memaparkan temuan kritis yang membatalkan klaim kenasaban tersebut melalui bukti literatur. Menariknya, argumentasi pembatalan ini tidak dibangun menggunakan kritik dari pihak luar, melainkan digali langsung dari kitab-kitab…

Alun 11 Sep 2026 12 3 menit baca
Mengenal Dr. Sugeng Pondang Sugiharto, S.P., M.Eng. Peneliti BRIN yang Namanya Mencuat Terkait Y-DNA Bani Hasyim

Mengenal Dr. Sugeng Pondang Sugiharto, S.P., M.Eng. Peneliti BRIN yang Namanya Mencuat Terkait Y-DNA Bani Hasyim

Nama Dr. Sugeng Pondang Sugiharto, S.P., M.Eng. belakangan ini kerap menghiasi lini masa media sosial dan forum diskusi publik di Indonesia. Sosok ilmuwan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini mendadak viral setelah pemaparan ilmiahnya yang lugas mengenai analisis…

Alun 10 Sep 2026 24 3 menit baca
Dr. Nadine Al-Mewari: Realitas Genetik Klan Ba’alwi Hadhramaut Berada di Haplogroup G, Bukan J1 Quraisy

Dr. Nadine Al-Mewari: Realitas Genetik Klan Ba’alwi Hadhramaut Berada di Haplogroup G, Bukan J1 Quraisy

YAMAN — Akademisi asal Yaman, Dr. Nadine Al-Mewari, menyoroti perbedaan signifikan antara narasi silsilah tradisional dengan realitas temuan tes DNA mengenai klan Ba’alawi di Hadhramaut. Melalui pernyataan tertulis di platform media sosial X (sebelumnya Twitter), Dr. Nadine memaparkan dua poin…

Alun 10 Sep 2026 26 2 menit baca