Senin, 26 Oktober 2026

DITANYA RUMAIL ABBAS, MUFTI YAMAN TEGASKAN HABIB BA’ALWI BUKAN KETURUNAN NABI

Image

Mufti Yaman, Syekh Syamsuddin Syarafuddin tanggal 13 Mei 2024 membuat status di Facebook menjawab pertanyaan Rumail Abbas tentang nasab Ba’alwi. Dalam status itu, Mufti Yaman menampilkan pula pertanyaan dari Rumail Abbas. Dalam menjawab pertanyaan Rumail itu, Mufti Yaman menegaskan bahwa Ba’alwi bukanlah termasuk Bani hasyim, bukan pula termasuk “sadah” (para sayyid). Dengan demikian para habib Ba’alwi itu bukan keturunan Nabi Muhammad SAW dan tidak sah mengaku sebagai keturunan Nabi.

Jawaban lengkap Mufti Yaman dalam status FB terhadap pertanyaan Rumail Abbas seperti di bawah ini:

تواصل معي احد الباحثين التابعين لوزارة الخارجية لدولة #اندونيسيا والدكتور في احد اكبر جامعات اندونيسيا ناقش معي حول ماذكرتة عن خطر التنكر بالنسب الهاشمي وكان في صدد بحث عن اسرة باعلوي فاوضحت لة ان اسرة باعلوي ليسوا من هواشم وسادة ال البيت الاطهار وانما يحاولوا نسب انفسهم الينا فشكرني على ماقدمتة لهم من معلومات في بحثهم الذي كاد ان ينجزوة لولا كلامي الذي حول مجرى البحث وكشف لهم الحقائق

Terjemah:
“Salah satu peneliti yang berafiliasi dengan Kementerian Luar Negeri Negara #Indonesia dan seorang doktor di salah satu universitas terbesar di Indonesia, menghubungi saya dan berdiskusi dengan saya apa yang saya sebutkan tentang bahayanya menyamarkan garis keturunan Bani Hasyim. Dan ia sedang dalam proses meneliti keluarga Ba’alawi. Maka saya menjelaskan kepadanya bahwa keluarga Ba’alawi bukanlah termasuk Bani Hasyim dan bukan “sadat ahli bait yang suci”. Mereka hanya mencoba untuk menghubungkan diri mereka dengan kami (sadat). Jadi dia berterima kasih kepada saya atas informasinya yang saya berikan kepada mereka (peneliti) tentang informasi-informasi penelitian mereka, yang hampir mereka selesaikan jika bukan karena pendapat saya yang mengubah arah penelitian dan mengungkapkan fakta kepada mereka.”

Dari kalimat mufti Yaman itu bisa disimpulkan bahwa dalam percakapan itu, Rumail berterimakasih kepada Mufti yaman yang telah menjawab bahwa Ba’alwi bukan keturunan Nabi Muhammad SAW. dan dalam percakapan itu Rumail mengungkapkan bahwa ia sebenarnya sebentar lagi menyelesaikan penelitiannya dalam rangka mensahihkan nasab Ba’alwi. namun ketika mendapat jawaban dari Mufti Yaman itu Rumail mengubah kesimpulannya.

Penulis: Imaduddin Utsman al-Bantani

Artikel terkait...

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Salah satu karya klasik dalam ilmu nasab yang menjadi sandaran utama para peneliti nasab adalah kitab Muntaqalah al-Thalibiyah karya emas dari Ibrahim Ibnu Thaba’thaba (hidup 479 H.). Kitab ini memiliki keunikan dalam merumuskan metode verifikasi silsilah berbasis geografi. Thabathaba membuat…

Alun 22 Okt 2026 215 10 menit baca
Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Dinamika internal Nahdlatul Ulama (NU) pra dan pasca muktamar ke-35 di Jombang menunjukkan dikotomi yang semakin jelas antara jalur Struktural (jam’iyyah) dan jalur Kultural (jama’ah). Marak respon ketidakpuasan sebagian warga Nahdliyin terhadap terpilihnya K.H. Miftahul Akhyar…

Alun 17 Okt 2026 193 5 menit baca
الرياسة في المنظمة بطريق الرشوة تفضي إلى الهوان وعدم البركة للجمعية والجماعة

الرياسة في المنظمة بطريق الرشوة تفضي إلى الهوان وعدم البركة للجمعية والجماعة

عماد الدين عثمان البنتني إن تولي المسؤوليات ورياسة المنظمة الدينية والاجتماعية أمانة عظمى ومسؤولية جسيمة في المنظور الشرعي والإداري. غير أن الوصول إلى هذه المناصب بالطرق الملتوية، وعلى رأسها الرشوة، يشكل انحرافا خطيرا عن الجادة واستخفافا بمقاصد المنظمة. فالرشوة ليست…

Alun 12 Okt 2026 104 3 menit baca