Minggu, 15 Februari 2026

Solidaritas untuk Sumatera: Respon KH Imaduddin Utsman untuk Segera Galang Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Bencana

Image

Bencana banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada awal Desember 2025 meninggalkan dampak yang sangat serius. Aceh menjadi salah satu daerah dengan kerusakan paling berat: rumah-rumah terendam lumpur, jalur transportasi terputus, desa-desa terisolasi, dan aktivitas masyarakat lumpuh total.

Di tengah situasi kritis tersebut, jaringan masyarakat dan masyarakat bergerak cepat melalui inisiatif donasi darurat yang disalurkan langsung kepada warga terdampak.

Laporan Darurat dari Aceh

Informasi awal bencana disampaikan oleh Muhammad Iqbal (Bang TIJ), warga Bireuen, Aceh, yang melaporkan kondisi lapangan dalam keadaan serba terbatas. Rusaknya infrastruktur membuat sejumlah desa belum tersentuh bantuan pemerintah. Akses komunikasi terganggu sehingga Bang TIJ harus pergi ke pusat kota untuk mencari sinyal demi mengabarkan situasi terkini.

Dalam laporannya, ia menyampaikan kebutuhan mendesak warga: bahan makanan pokok, susu anak, pakaian kering, dan barang-barang esensial lainnya.

Seruan KH Imaduddin Utsman al-Bantani

Merespons laporan tersebut, KH Imaduddin Utsman al-Bantani meminta bantuan Mas Rifky Zulkarnain untuk segera merilis imbauan dan membuka donasi darurat melalui kanal youtube-nya. KH Imaduddin menegaskan bahwa bantuan masyarakat sangat dibutuhkan dan tidak boleh hanya bergantung pada upaya pemerintah yang tengah menghadapi situasi keterbatasan di lapangan.

Donasi disalurkan melalui rekening BSI a.n. Rifki Zulkarnain, yang untuk sementara dialihkan dari program wakaf menjadi rekening bantuan darurat selama tiga hari.

Respons Cepat Masyarakat dan Penyaluran Donasi

Seruan tersebut disampaikan melalui kanal Rifki Zulkarnain dan langsung mendapatkan dukungan luas dari publik. Dalam waktu 16 jam sejak imbauan dirilis, donasi mencapai Rp43,5 juta, jauh melebihi perkiraan awal sebesar Rp3–5 juta.

Pada 3 Desember 2025, sebanyak Rp40 juta telah terkumpul dan disalurkan kepada Bang TIJ untuk pembelian kebutuhan mendesak. Kondisi lapangan yang tidak stabil membuat distribusi bantuan dilakukan secara bertahap karena sejumlah wilayah masih terendam banjir dan sebagian akses transportasi belum dapat dilalui. Stok sembako di pasaran hanya diperkirakan cukup untuk kebutuhan 2–3 hari, sehingga prioritas bantuan dipusatkan pada wilayah terdampak paling parah.

Laporan penyaluran dan dokumentasi foto telah mulai diterima oleh tim, sementara video dokumentasi menunggu kondisi cuaca yang memungkinkan.





Penutupan Donasi: 5 Desember 2025

Donasi darurat resmi ditutup pada 5 Desember 2025. Hingga siang hari, tambahan dana masyarakat mencapai lebih dari Rp27 juta, dan akan disalurkan pada hari Sabtu sesuai jadwal.

Setelah penutupan ini, rekening kembali difungsikan sebagai rekening wakaf, sementara masyarakat yang ingin melanjutkan aksi sosial diarahkan menuju lembaga resmi lainnya.

Doa untuk Masyarakat Terdampak Bencana

Semoga Allah SWT melindungi saudara-saudara kita di Sumatera, menguatkan mereka yang tengah menghadapi cobaan, dan memudahkan segala upaya pemulihan di lapangan. Semoga setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah, dan setiap langkah kebaikan menjadi sebab turunnya rahmat dan pertolongan-Nya.

Ya Allah, ringankanlah beban mereka, sembuhkan luka-luka mereka, dan kembalikanlah kehidupan mereka seperti semula dengan keadaan yang lebih baik. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. (kd)

Artikel terkait...

التزامن الجيني والنسبي الهاشمي: بين ميثولوجيا الأنساب وواقع الهابلوغروب ونزاهة البحث العلمي

التزامن الجيني والنسبي الهاشمي: بين ميثولوجيا الأنساب وواقع الهابلوغروب ونزاهة البحث العلمي

بقلم: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي   المقدمة: أزمة الإبستمولوجيا في ادعاءات النسب   على مدى أكثر من ألف عام، استندت سلطة الأنساب في الحضارة الإسلامية إلى ركيزة واحدة: التوثيق النصي. كانت مشجرات الأنساب التي تحفظها مؤسسات مثل “نقابة الأشراف”…

Alun 13 Feb 2026 37 4 menit baca
MANIFESTO KEJUJURAN: Runtuhnya Hegemoni Nasab Palsu Berhadapan dengan Pedang Sains (Tantangan Untuk Naqabat Al-Asyraf Mesir Sampai Rabitah Alwiyah Jakarta)

MANIFESTO KEJUJURAN: Runtuhnya Hegemoni Nasab Palsu Berhadapan dengan Pedang Sains (Tantangan Untuk Naqabat Al-Asyraf Mesir Sampai Rabitah Alwiyah Jakarta)

Selama berabad-abad, peradaban Islam telah terperangkap dalam sebuah paradoks yang ironis. Ia terbalut kabut sejarah dan terjajah berhala darah. Di satu sisi, Islam datang untuk menghapuskan sistem kasta jahiliah, namun di sisi lain, muncul sebuah konstruksi sosial yang mendewakan garis…

Alun 12 Feb 2026 112 7 menit baca
HAPLOGROUP BANI HASYIM SUDAH KONSENSUS J1: MENJAWAB USAHA RUMAIL HIBUR BA’ALWI

HAPLOGROUP BANI HASYIM SUDAH KONSENSUS J1: MENJAWAB USAHA RUMAIL HIBUR BA’ALWI

Usaha Rumail untuk menghibur para Ba’alwi atau kibin Ba’alwi patut dihargai. Kita harus mengapresiasi usaha itu. Dalam Islam, telah terjadi konsesus bahwa Nabi Isa adalah utusan Allah, bila ada non muslim mengatakan tidak sepakat dengan konsesus umat Islam itu, itu…

Alun 8 Feb 2026 128 10 menit baca