Jumat, 4 September 2026

Membongkar Gus Rumail: “Arobi” bukan “Garbi”

Image

Gus Rumail berusaha merubah manuskrip kitab al-Turfat al-Garibat karya al-Muqrizi (wafat 845 Hijriah). Kalimat “min arabi hadramauta” (dari Arab Hadramaut), dirubah dengan berbagai alasan menjadi “min garbi hadramauta” (dari barat Hadramaut). Perubahan “arobi” menjadi “garbi”, berkonsekuensi serius.

Dengan ditemukannya manuskrip al-Turfat itu, Gus Rumail ingin mengatakan bahwa dua orang keluarga Ba’alwi, Ibrahim bin Abdurrahman dan Umar bin Abdurrahman, sudah direportase sejarawan Mesir yang terkenal, al-Muqrizi, pada tahun 839 Hijriah. Walau penyebutan itu tidak membantu tersambungnya nasab Ba’alwi kepada nabi Muhammad Saw., minimal terbukti bahwa, dua orang Ba’alwi itu historis di abad ke-9 Hijriah. Mungkin itu maksud Gus Rumail.

Sayang, manuskrip itu “pisau bermata dua”, ia memang mengkonfirmasi bahwa Ibrahim dan Umar yang hidup di abad ke-9 Hijriah itu itu sosok historis, tetapi pada saat yang sama manuskrip itu mengkonfirmasi bahwa keduanya bukan keturunan Nabi Muhammad Saw. karena disebut hanya sebagai “orang Arab Hadramaut”, bukan disebut sebagai “Asyraf Hadramaut” (para keturunan Nabi Muhammad dari Hadramaut).

Oleh karena itu, Gus Rumail bekerja keras agar manuskrip ini hanya memberi manfaat terhadap nasab Ba’alwi, tidak malah mendegradasinya. Caranya telah didapatkan, yaitu dengan merubah kata “Arabi” menjadi “Garbi” dengan alasan titik pada huruf “ain” ini sengaja tidak ditulis sebagaimana beberapa huruf lain yang seharusnya ada titik, tetapi titiknya tidak ditulis.

Sepintas, alasan itu bisa masuk akal, karena memang ada beberapa huruf yang seharusnya ada titik, ternyata tidak dicantumkan titiknya. Tetapi, usaha itu terbantahkan oleh posisi geografis kota Tarim (kampung asal dari Ibrahim dan Umar Ba’alwi) yang berada di Timur Hadramaut bukan di barat Hadramaut.

Untuk mengetahui apakah benar posisi Kota Tarim itu berada di sebelah timur Hadramaut, mari kita lihat keterangan Wikipedia tentang Kota Tarim di bawah ini:

تقع مديرية تريم في الجزء الشرقي لمحافظة حضرموت وهي أقرب إلى منطقة وسط وادي حضرموت حيث يحدها من الشمال مديرية قف العوامر

“Distrik Tarim terletak di bagian timur Kegubernuran Hadhramaut, dan paling dekat dengan wilayah tengah Wadi Hadhramaut, dimana di utara berbatasan dengan Distrik Qaf Al-Awamir.”

Dari sini, usaha Gus Rumail merubah “Arobi Hadramaut” (Arab Hadramaut) menjadi “Garbi Hadramaut” (barat Hadramaut) terbantahkan. Jelas, kota Tarim itu berada di timur Hadramaut, bukan di barat Hadramaut. Dan jelas, usaha Gus Rumail untuk menggeser posisi Ali al-Sakran dengan al-Muqrizi terbantahkan. Posisi juara pertama pencetus dan kreator nasab Ba’alwi sebagai “keturunan” Nabi Muhammad Saw masih dipuncaki oleh Ali bin Abu Bakar al-Sakran. Disusul oleh al-Khatib (walau al-Khatib dalam literasi Ba’alwi disebut lebih tua dari Ali al-Sakran, tetapi kemajhulan sosoknya dalam buku biografi ulama menjadikan wujudnya patut dipertanyakan, oleh karena itu ia ditempatkan menjadi “runner up”, menemani Ali al-Sakran).

Sedangkan posisi al-Muqrizi (wafat 845 Hijriah), malah menjadi pendegradasi klaim Ali al-Sakran, di mana ulama sezaman dengan Ali al-Sakran itu, hanya menyebut Ba’alwi sebagai orang Arab biasa, bukan sebagai keturunan Nabi Muhammad Saw.

Artikel terkait...

Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

Pesantren Nahdlatul Ulum Banten menjawab Pesantren Al-Anwar Sarang Tentang Tes Y-DNA Terkait Batalnya Nasab Habaib Ba’alwi

Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang mengatakan: “Dalam beberapa tahun terakhir, diskursus mengenai genetika populasi dan penelusuran nasab (genealogy DNA) semakin mengemuka di tengah masyarakat. Salah satu topik yang hangat diperbincangkan adalah klaim bahwa haplogroup J1 (khususnya subklade Arab-Semit) merupakan satu-satunya penanda…

Admin 2 Sep 2026 536 62 menit baca
Tiga Juta Liter Air Mineral Disumbangkan PWI-LS Untuk Muktamar NU ke-35

Tiga Juta Liter Air Mineral Disumbangkan PWI-LS Untuk Muktamar NU ke-35

Tambakberas Jombang — Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS) Jawa Timur menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian PWI-LS Jatim terhadap kelancaran forum permusyawaratan tertinggi di lingkungan Nahdlatul Ulama tersebut. Sebagai wujud…

Alun 29 Agu 2026 95 3 menit baca
Kiai Imad Menerima Titipan Mushaf Al-Qur’an Era Kekaisaran Utsmaniyah dari Gus Hakam Tambakberas

Kiai Imad Menerima Titipan Mushaf Al-Qur’an Era Kekaisaran Utsmaniyah dari Gus Hakam Tambakberas

​ Tambakberas Jombang — Kiai Imaduddin Utsman Al-Bantani (Kiai Imad) menerima sebuah manuskrip mushaf Al-Qur’an langka peninggalan era Kekaisaran Utsmaniyah (Ottoman) yang dititipkan oleh Gus Hakam dari keluarga Tambakberars Jombang. ​Penyerahan mushaf kuno tersebut menjadi momen berharga bagi penyelamatkan benda…

Alun 29 Agu 2026 98 3 menit baca