Minggu, 18 Oktober 2026

KATANYA BAHAR SUMET SEDANG BIKIN KITAB ANTITESIS

Image

Setelah terbukti bukan cucu Nabi Muhammad SAW, Klan Ba’alwi berusaha sekuat tenaga mengembalikan kepercayaan masyarakat bahwa mereka adalah cucu Nabi. Segala daya upaya dilakukan: berlindung di bawah kemulian kiai-kiai Nusantara, mendatangai MUI, bersilaturahmi kepada keturunan-keturunan walisongo dan sultan, bersolawatan bersama pejabat daerah, serta pendekatan-pendekatan lainnya. Kini terbuktilah kemulyaan dan kesaktian para ulama-ulama dan tokoh-tokoh Nusantara di atas klan Ba’alwi.

Setelah Taufik Segaf beberapa kali menghindar berdiskusi dengan penulis, kini ada kabar di media sosial Bahar Sumet tengah menyiapkan sebuah kitab berbahasa Arab untuk menjawab tesis penulis. Dalam akun Youtubnya 27 Mei 2024 Bahar menulis “Insya Allah sebentar lagi keluar: Dorbatul Matin fi Ibtolirrisalah Imaduddin: Pukulan yang keras untuk membatalkan tesis Imaduddin.” Wow, mantap sekali menulis kitab berbahasa Arab.

Tulisan seseorang mencerminkan kedalaman metodologi berfikir seseorang. Kecerdasan fikiran dan kedalamannya akan suatu masalah akan dapat diukur dari cara ia menyusun silogisme dalam tulisannya dan dari susunan dan pemilihan kata yang tepat. Dalam tulisan berbahasa Arab, sebelum metodologi berfikir dan dalamanya pemahaman seorang penulis, yang terlebih dahulu akan diperhatikan pembaca adalah: bagaimana ia menyusun kalimat itu? Apakah susunannya sesuai dengan ilmu nahwu dan shorof dan dapat difahami pembaca? Baru setelah itu akan diperhatikan bagaimana ia menyusun silogisme, hujjah serta dalil dalam tulisannya.

Taufik Segaf sudah beberapa kali menghindar berdebat dengan penulis. Di Banten ia tidak mau datang; di Pasuruan difasilitasi oleh Kiai Ali Badri ia tidak bersedia; dikirimkan 12 pertanyaan ia tidak mampu menjawab. Sekarang ada Bahar Sumet yang bersedia untuk membela nasabnya. Ini suatu kemajuan. Kita tunggu saja kitabnya itu diterbitkan. Lalu kita uji dihadapan khalayak ramai apakah Bahar Sumet mampu menjawab tesis penulis.

Hasil tes DNA terbukti Ba’alwi bukan keturunan Arab. Mufti Yaman sudah berfatwa pula bahwa Ba’alwi bukan keturunan Nabi. Tesis penulis mengungkap nasab Ba’alwi dibangun di atas berbagai skandal ilmiyah dan pemalsuan sumber. Dan setiap hari umat Islam semakin banyak yang telah tersadar bahwa Ba’alwi bukan keturunan Nabi.
Bagi ulama, wajib hukumnya membela nasab Nabi Muhammad SAW dari para pencangkok nasab yang tidak bertanggung jawab. Dan bagi pembela pencangkok nasab bersiaplah kelak akan malu ketika berhadapan dengan Baginda Nabi Muhammad SAW.

Penulis: Imaduddin Utsman Al Bantani

Artikel terkait...

Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Dinamika internal Nahdlatul Ulama (NU) pra dan pasca muktamar ke-35 di Jombang menunjukkan dikotomi yang semakin jelas antara jalur Struktural (jam’iyyah) dan jalur Kultural (jama’ah). Marak respon ketidakpuasan sebagian warga Nahdliyin terhadap terpilihnya K.H. Miftahul Akhyar…

Alun 17 Okt 2026 96 5 menit baca
الرياسة في المنظمة بطريق الرشوة تفضي إلى الهوان وعدم البركة للجمعية والجماعة

الرياسة في المنظمة بطريق الرشوة تفضي إلى الهوان وعدم البركة للجمعية والجماعة

عماد الدين عثمان البنتني إن تولي المسؤوليات ورياسة المنظمة الدينية والاجتماعية أمانة عظمى ومسؤولية جسيمة في المنظور الشرعي والإداري. غير أن الوصول إلى هذه المناصب بالطرق الملتوية، وعلى رأسها الرشوة، يشكل انحرافا خطيرا عن الجادة واستخفافا بمقاصد المنظمة. فالرشوة ليست…

Alun 12 Okt 2026 77 3 menit baca
KESAKSIAN KROMOSOM Y (Y-DNA) TERHADAP VALIDITAS NASAB TRADISIONAL ASYRAF AL-MUSAWI AL-HUSAINI DI KARBALA

KESAKSIAN KROMOSOM Y (Y-DNA) TERHADAP VALIDITAS NASAB TRADISIONAL ASYRAF AL-MUSAWI AL-HUSAINI DI KARBALA

Imaduddin Utsman Al-Bantani Perkembangan ilmu genealogis modern, khususnya melalui pengujian kromosom Y (Y-DNA), telah memberikan presisi baru dalam verifikasi garis keturunan paternal. Secara ilmiah, kromosom Y diwariskan dari ayah kepada anak laki-laki secara hampir tanpa perubahan lintas generasi, sehingga individu-individu…

Alun 9 Okt 2026 178 8 menit baca