Kamis, 3 September 2026

Gus Yahya dan Internasionalisasi Ajaran Aswaja NU

Image

Ada beberapa langkah teknis yang bisa dilakukan PBNU untuk tercapainya internasionalisasi ajaran Aswaja NU. NU sangat kaya dengan ulama dan generasi muda yang cerdas dan linuwih dalam ilmu keislaman, PBNU sudah waktunya mempunyai perhatian khusus bagaimana agar mutiara-mutiara hikmah ulama kita hari ini dapat lestari dan difahami generasi NU ke depan.

Dengan terpilihnya Gus Yahya banyak tokoh yang mengharapkan kiprah Nahdlatul Ulama (NU) di dunia internasional akan semakin gemilang, tentu kiprah yang dimaksud adalah terkait kiprah yang selaras dengan nilai-nilai luhur yang selama ini diusung NU yaitu moderasi beragama, toleransi, perdamaian dan mustika Islam Nusantara, selain tentu ajaran aswaja.

Ada beberapa langkah teknis yang bisa dilakukan PBNU untuk tercapainya internasionalisasi ajaran Aswaja NU:

Meningkatkan Peran Lembaga Ta’lif Wa Nasyr NU

Lembaga Ta’lif wa al Nasyr NU (LTN-NU, lembaga penulisan dan penerbitan NU) pada masa Gus Yahya ini harus mendapatkan perhatian khusus dan serius. Peningkatan peran LTN yang dimaksud bisa dilakukan dengan dua hal; Pertama mendorong dan menggairahkan para ulama NU untuk menulis kitab berbahasa Arab. Dengan kitab berbahasa Arab yang ditulis ulama NU tentu menjadikan nilai-nilai NU dikenal oleh dunia Internasional dimana bahasa epistimologi Islam di dunia Internasional adalah Bahasa Arab.

Dorongan dan penggairahan kepada ulama NU untuk menulis kitab diejawantahkan dengan menyiapkan mesin cetak sendiri, membentuk lembaga penerbitan, pengurusan ISBN, tim pentashih kitab sebelum dicetak, menyiapkan pembiayaan untuk itu dan jaringan distributor.

Yang kedua adalah dengan memburu, mencari dan menelusuri naskah-naskah ulama Nusantara yang belum pernah dicetak atau sudah dicetak namun sudah langka. Langkah perburuan naskah-naskah ulama nusantara sudah mulai dilakukan oleh sekumpulan ulama muda NU yang tergabung dalam Nahdlatut Turats (NT), tentu untuk kerja besar ini LTN tinggal mendorong NT untuk meneruskan mujahadah ilmiyah ini dan kemudian menyiapkan ekosistemnya.

Menyemarakkan Media Sosial dengan Konten Ajaran NU Berbahasa Arab dan Inggris

Selain mendorong ulama NU untuk menulis kitab berbahasa Arab, media sosial harus disemarakkan dengan konten-konten ajaran NU yang berbahasa Arab dan Inggris, terutama di Youtube, agar dunia internasional dapat dengan mudah mengakses ajaran ajaran NU.

NU sangat kaya dengan ulama dan generasi muda yang cerdas dan linuwih dalam ilmu keislaman, PBNU sudah waktunya mempunyai perhatian khusus bagaimana agar mutiara-mutiara hikmah ulama kita hari ini dapat lestari dan difahami generasi NU ke depan.

Wallahul muwaffiq ila aqwamit thariq, wallahu a’lam bish shawwab.

Ditulis oleh: KH. Imaduddin Utsman, M.A.
(Pengarang Kitab Al-Fikrah Al-Nahdliyyah – Wakil Katib PWNU Banten – Ketua RMI Banten)
Editor: Kang Diens

Artikel terkait...

Tiga Juta Liter Air Mineral Disumbangkan PWI-LS Untuk Muktamar NU ke-35

Tiga Juta Liter Air Mineral Disumbangkan PWI-LS Untuk Muktamar NU ke-35

Tambakberas Jombang — Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS) Jawa Timur menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian PWI-LS Jatim terhadap kelancaran forum permusyawaratan tertinggi di lingkungan Nahdlatul Ulama tersebut. Sebagai wujud…

Alun 29 Agu 2026 86 3 menit baca
Kiai Imad Menerima Titipan Mushaf Al-Qur’an Era Kekaisaran Utsmaniyah dari Gus Hakam Tambakberas

Kiai Imad Menerima Titipan Mushaf Al-Qur’an Era Kekaisaran Utsmaniyah dari Gus Hakam Tambakberas

​ Tambakberas Jombang — Kiai Imaduddin Utsman Al-Bantani (Kiai Imad) menerima sebuah manuskrip mushaf Al-Qur’an langka peninggalan era Kekaisaran Utsmaniyah (Ottoman) yang dititipkan oleh Gus Hakam dari keluarga Tambakberars Jombang. ​Penyerahan mushaf kuno tersebut menjadi momen berharga bagi penyelamatkan benda…

Alun 29 Agu 2026 89 3 menit baca
Istigosah PWI-LS di Arena Muktamar NU ke-35 Berjalan Khidmat

Istigosah PWI-LS di Arena Muktamar NU ke-35 Berjalan Khidmat

Jombang–Perjuangan Walisongo Indonesia-Laskar Sabilillah (PWI-LS) mengadakan acara istihotsah di lokasi muktamar komplek Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang Jawa-Timur pada hari Jumat (28/8/2026). Acara tersebut dilaksanakan oleh PW PWI-LS Jawa-Timur. Ketua panitia Gus Imam Sayuti menyatakan bahwa acara ini sebagai…

Alun 29 Agu 2026 57 1 menit baca