Kamis, 5 Maret 2026

DITANYA RUMAIL ABBAS, MUFTI YAMAN TEGASKAN HABIB BA’ALWI BUKAN KETURUNAN NABI

Image

Mufti Yaman, Syekh Syamsuddin Syarafuddin tanggal 13 Mei 2024 membuat status di Facebook menjawab pertanyaan Rumail Abbas tentang nasab Ba’alwi. Dalam status itu, Mufti Yaman menampilkan pula pertanyaan dari Rumail Abbas. Dalam menjawab pertanyaan Rumail itu, Mufti Yaman menegaskan bahwa Ba’alwi bukanlah termasuk Bani hasyim, bukan pula termasuk “sadah” (para sayyid). Dengan demikian para habib Ba’alwi itu bukan keturunan Nabi Muhammad SAW dan tidak sah mengaku sebagai keturunan Nabi.

Jawaban lengkap Mufti Yaman dalam status FB terhadap pertanyaan Rumail Abbas seperti di bawah ini:

تواصل معي احد الباحثين التابعين لوزارة الخارجية لدولة #اندونيسيا والدكتور في احد اكبر جامعات اندونيسيا ناقش معي حول ماذكرتة عن خطر التنكر بالنسب الهاشمي وكان في صدد بحث عن اسرة باعلوي فاوضحت لة ان اسرة باعلوي ليسوا من هواشم وسادة ال البيت الاطهار وانما يحاولوا نسب انفسهم الينا فشكرني على ماقدمتة لهم من معلومات في بحثهم الذي كاد ان ينجزوة لولا كلامي الذي حول مجرى البحث وكشف لهم الحقائق

Terjemah:
“Salah satu peneliti yang berafiliasi dengan Kementerian Luar Negeri Negara #Indonesia dan seorang doktor di salah satu universitas terbesar di Indonesia, menghubungi saya dan berdiskusi dengan saya apa yang saya sebutkan tentang bahayanya menyamarkan garis keturunan Bani Hasyim. Dan ia sedang dalam proses meneliti keluarga Ba’alawi. Maka saya menjelaskan kepadanya bahwa keluarga Ba’alawi bukanlah termasuk Bani Hasyim dan bukan “sadat ahli bait yang suci”. Mereka hanya mencoba untuk menghubungkan diri mereka dengan kami (sadat). Jadi dia berterima kasih kepada saya atas informasinya yang saya berikan kepada mereka (peneliti) tentang informasi-informasi penelitian mereka, yang hampir mereka selesaikan jika bukan karena pendapat saya yang mengubah arah penelitian dan mengungkapkan fakta kepada mereka.”

Dari kalimat mufti Yaman itu bisa disimpulkan bahwa dalam percakapan itu, Rumail berterimakasih kepada Mufti yaman yang telah menjawab bahwa Ba’alwi bukan keturunan Nabi Muhammad SAW. dan dalam percakapan itu Rumail mengungkapkan bahwa ia sebenarnya sebentar lagi menyelesaikan penelitiannya dalam rangka mensahihkan nasab Ba’alwi. namun ketika mendapat jawaban dari Mufti Yaman itu Rumail mengubah kesimpulannya.

Penulis: Imaduddin Utsman al-Bantani

Artikel terkait...

القصيدة الرجزية في مدح الشيخ عمادالدين عثمان المجدد من بنتن

القصيدة الرجزية في مدح الشيخ عمادالدين عثمان المجدد من بنتن

  كتبه الشيخ توباغوس ديدي فهليفي البنتني   Syair Rajaz dalam Memuji K.H. Imaduddin Utsman Sang Mujaddid dari Banten   Karya: Kiai Tubagus Didi Falevi Al-Bantani       **١.اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الْعَظِيْمِ الْغَافِرِ  تَقْدِيْسُهُ يَعْلُو عَلَى الضَّمَائِرِ   Segala puji…

Alun 4 Mar 2026 41 4 menit baca
MELEPAS BAHAR SMITH POLRES METRO TANGERANG KOTA ADA APA?

MELEPAS BAHAR SMITH POLRES METRO TANGERANG KOTA ADA APA?

Penetapan status tersangka terhadap Bahar Smith dalam kasus dugaan pengeroyokan anggota Banser, Rida, memicu gelombang tanya di tengah masyarakat. Meski bukti permulaan telah cukup dan luka yang diderita korban tergolong berat, ketiadaan penahanan dengan alasan permohonan maaf dan upaya Restorative…

Alun 25 Feb 2026 125 6 menit baca
BUBARKAN RABITHAH MEMUTUS RANTAI MANIPULASI:

BUBARKAN RABITHAH MEMUTUS RANTAI MANIPULASI:

Ketulusan KH. Imaduddin sebagai Jembatan Kejujuran Sejarah bagi Ba’alwi KH. Ubaidillah Tamam Munji Tulisan ini mengeksplorasi fenomena keberanian ilmiah K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani dalam melakukan dekonstruksi terhadap keabsahan nasab klan Ba’alwi di Indonesia. Melalui metodologi kritik sejarah yang ketat, Kiai…

Alun 24 Feb 2026 114 28 menit baca