Senin, 19 Oktober 2026

Berdarah Kresek-Tanara Inilah Sosok KH. Zulva Mustofa PJ. Ketum PBNU Hasil Pleno

Image

JAKARTA – KH Zulfa Mustofa ditetapkan sebagai Pj Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) pada Pleno PBNU yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Senin malam (9/12/2025). KH Zulfa menggantikan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) yang telah diberhentikan oleh Syuriah PBNU.

Sebelumnya, Rais Syuriyah PBNU Mohammad Nuh, mendapatkan mandat oleh Rais Aam KH Miftachul Akhyar untuk memimpin Pleno. Mohammad Nuh pun mengatakan bahwa hasil rapat telah memutuskan Wakil Ketua Umum PBNU KH. Zulfa Mustofa menjabat sebagai Pj Ketum PBNU. “Yaitu penetapan pejabat Ketua Umum PBNU masa bakti sisa, sisa sekarang ini, yaitu yang mulia beliau Bapak KH. Zulfa Mustofa,” kata Mohammad Nuh.

Sebelumnya, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar membuka Rapat Pleno Penentuan Pj Ketua Umum PBNU. Dia mengatakan bahwa rapat Pleno ini adalah bagian dari proses yang harus dilalui oleh Syuriyah untuk kembali menguatkan supremasinya di struktur PBNU.

“Alhamdulillah malam ini sebagaimana kita maklumi adalah malam rapat Pleno sebagai proses-proses yang harus kita lewati untuk bagaimana kita sebagaimana awal kita sampaikan bahwa Syuriyah adalah merupakan owner daripada Nahdlatul Ulama dan periode ini menjadi sebuah tekad bersama untuk memuatkan supremasi daripada Syuriyah,” kata Kiai Miftachul membuka rapat.

Kiai Zulva akan memimpin PBNU sampai pelaksanaan Muktamar 2027. Sebelumnya Kiai Zulva merupakan Wakil Ketua Umum dari Gus Yahya yang dicopot jabatannya oleh Dewan Syuriah PBNU karena melanggar AD/ART PBNU.

Kiai Zulva adalah ulama yang berasal dari keluarga ulama. Ibunya Nyai Hajjah Marhumah Latifah berasal dari Kresek, Tangerang yang dikenal daerah lahirnya para ulama besar di Banten. Ibunya juga merupakan keluarga besar Syekh Nawawi Tanara dan keturunan Syaikh Hasan Bashri Kresek cucu Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Ayah Kiai Zulva adalah K.H. Muqarabin yang berasal dari Pekalongan.

Kia Zulva juga menulis beberapa kitab dalam Bahasa Arab di antaranya adalah kitab al-Fatwa wa Ma La Yanbaghi Li al-Mutafaqqih Jahluhu dan yang kedua kitab Diqqat al Qonnas fi Fahmi Kalam al-Imam al-Syafi’i.

Selain sebagai Wakil Ketua Umum PBNU Kiai Zulva juga menjabat Wakil Majelis Pertimbangan MUI Pusat, Ketua Komite Fatwa BPJPH Kementerian Agama.

Artikel terkait...

Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Dinamika internal Nahdlatul Ulama (NU) pra dan pasca muktamar ke-35 di Jombang menunjukkan dikotomi yang semakin jelas antara jalur Struktural (jam’iyyah) dan jalur Kultural (jama’ah). Marak respon ketidakpuasan sebagian warga Nahdliyin terhadap terpilihnya K.H. Miftahul Akhyar…

Alun 17 Okt 2026 99 5 menit baca
Prof. Dr. Achmad Ubaedillah, M.A. Duta Besar RI Untuk Brunei Darussalam dari Banten

Prof. Dr. Achmad Ubaedillah, M.A. Duta Besar RI Untuk Brunei Darussalam dari Banten

Prof. Dr. Achmad Ubaedillah, M.A. adalah Duta Besar (Dubes) Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Brunei Darussalam berkedudukan di Bandar Seri Begawan. Ia dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Senin (26/06/2023) di Istana Negara. Ia lahir di…

Alun 12 Okt 2026 90 4 menit baca
Dr. Fatkhul Muin: Pakar Hukum Tata Negara dari Banten

Dr. Fatkhul Muin: Pakar Hukum Tata Negara dari Banten

Dr. Fatkhul Muin, S.H., LL.M. adalah salah satu akademisi dan pakar Hukum Tata Negara terkemuka di Provinsi Banten. Beliau mendedikasikan ilmu dan keahliannya sebagai dosen tetap di Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Di kampus negeri kebanggaan masyarakat Banten…

Alun 12 Okt 2026 70 4 menit baca