Rabu, 10 Juni 2026

Sejalan Dengan Anti-Nekolim Presiden Prabowo, Gus Rocky Usulkan Kiai Imad Menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Sejarah Islam

Image

JAKARTA – Akademisi sekaligus kandidat doktor dari Inggris, Rocky Al-Ma’arif Syam atau Gus Rocky, secara terbuka mengusulkan agar Presiden Prabowo Subianto mengangkat Kiai Imaduddin Utsman Albantani sebagai Staf Khusus Presiden atau Utusan Khusus Presiden. Usulan ini muncul sebagai respons atas surat resmi yang dikirimkan Kiai Imad kepada Presiden terkait temuan riset nasab dan sejarah Islam Nusantara.

Dalam diskusi “LIVE Padasuka TV” (13/05/2026), Gus Rocky menilai bahwa kapasitas intelektual dan keberanian Kiai Imad dalam meluruskan sejarah bangsa sangat relevan dengan semangat “Anti-Nekolim” (Neokolonialisme-Imperialisme) yang sering didengungkan oleh Presiden Prabowo.

Menurut Gus Rocky, Kiai Imaduddin memiliki kualifikasi yang mumpuni karena tidak hanya berbicara berdasarkan retorika, melainkan melalui metodologi ilmiah yang kuat, mulai dari kajian manuskrip hingga pendekatan sains melalui tes DNA.

“Saya mendorong pemerintah untuk menanggapi surat Kiai Imad secara strategis. Menurut saya, beliau sangat cocok untuk menjadi Staf Khusus Presiden atau Utusan Khusus di bidang penulisan sejarah agama Islam di Indonesia,” ujar Gus Rocky.

Ia menambahkan bahwa peran ini penting untuk mengawal narasi sejarah bangsa agar tidak lagi terdistorsi oleh klaim-klaim asing yang tidak terverifikasi, yang selama ini dianggap sebagai sisa-sisa hegemoni kolonial.

Dalam keterangannya, Gus Rocky sempat membandingkan posisi tersebut dengan beberapa tokoh pendakwah yang sebelumnya pernah menduduki posisi serupa. Ia menilai Kiai Imad memiliki nilai tambah karena fokus pada pembangunan epistemologi dan kedaulatan berpikir bangsa.

“Kiai Imad tidak cuma beretorika, tetapi betul-betul menyusun karya ilmiahnya. Ini sejalan dengan visi Pak Prabowo untuk mengembalikan martabat Indonesia dan melawan hegemoni yang membelenggu memori kolektif kita,” tegasnya.

Usulan pengangkatan ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi proyek besar pemerintah yang ia sebut sebagai The Prabowo’s Project on Renarrating Indonesian Islamic History. Proyek ini bertujuan untuk menarasikan kembali sejarah Islam di Indonesia secara jujur, objektif, dan terbebas dari pengaruh manipulasi sejarah masa lalu.

Gus Rocky meyakini, jika Kiai Imad diberikan posisi resmi di lingkungan istana, proses pelurusan sejarah dan penjagaan terhadap aset intelektual bangsa akan berjalan lebih terstruktur dan memiliki legitimasi kuat di mata negara.

Artikel terkait...

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

كتاب الروض الجلي في نسب بني علوي المنسوب للإمام مرتضى الزبيدي كتاب منحول مزيف

  بقلم عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي (رئيس لجنة الفتوى في مجلس علماء اندونيسيا في محافظة بنتن) کتاب الروض الجلي في نسب بني علوي منسوب زورا للامام مرتضى الزبيدي (ت: 1205) صاحب شرح الإحياء وليس له. فان هذا الكتاب…

Alun 5 Jun 2026 50 6 menit baca
Kitab “Al-Raudh Al-Jali fi Nasab Bani Alawi” yang Dinasabkan kepada Imam Murtadha Al-Zabidi adalah Kitab Palsu dan Manhul

Kitab “Al-Raudh Al-Jali fi Nasab Bani Alawi” yang Dinasabkan kepada Imam Murtadha Al-Zabidi adalah Kitab Palsu dan Manhul

Kitab “Al-Raudh Al-Jali fi Nasab Bani Alawi” dinasabkan secara dusta kepada Imam Murtadha Al-Zabidi (w. 1205 H), penulis kitab Ithaf Al-Sadah Al-Muttaqin (Syarah Ihya Ulumuddin), dan kitab tersebut bukan karyanya. Kitab ini dicetak dari naskah-naskah manuskrip palsu yang ditulis oleh…

Alun 5 Jun 2026 126 9 menit baca
Kitab “Abna’ al-Imam fi Misr wa asy-Syam al-Hasan wal-Husain” adalah Kitab Palsu dan Manhul

Kitab “Abna’ al-Imam fi Misr wa asy-Syam al-Hasan wal-Husain” adalah Kitab Palsu dan Manhul

Ketika tidak terbuktinya keberadaan nama Ubaid, Ubaidillah, atau Abdullah, kakek buyut klan Ba’alawi, sebagai anak dari Ahmad bin Isa bin Muhammad an-Naqib bin Ali al-Uraidhi dalam kitab-kitab nasab pada abad kelima dan keenam Hijriah, seperti Tahdzib al-Ansab, al-Majdi, Muntaqilat ath-Thalibiyyah,…

Alun 4 Jun 2026 134 9 menit baca