Jumat, 10 April 2026

Nasab Ba’alwi Tertolak Kajian Pustaka dan Test DNA

Image

“Al-Habsy, Assegaf, Jamalullail, dan BSA itu masuk haplogroup G-Y32613”.

Demikian Doktor Sugeng Sugiharto menulis dalam halaman Facebooknya. Peneliti di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu juga mengucapkan terimakasih kepada para Ba’alwi yang telah berkontribusi untuk sains. Bahkan, ia menawarkan diri untuk Ba’alwi yang sudah test DNA untuk mengirim file BAM-nya kepadanya, untuk di bantu membuatkan file yang berisi seluruh mutasi dalam kromosom-Y.

Dari situ nampaknya, sudah ada kalangan Ba’alwi yang test DNA, dan hasil haplogroupnya adalah G. lalu apa artinya haplo G? dalam kolom komentar Sunan Kaliprogo bertanya: “…maksudnya apakah masuk zuriat Nabi tegak lurus atau zigzag? Lalu dijawab oleh Doktor Sugeng: “Ya ga mungkin lurus. Zigzag, disclaimer, belum ada buktinya.”

Lurus garis laki sampai Nabi itu tidak mungkin. Tetapi keturunan Nabi jalur Zigzag masih mungkin, namun belum ada buktinya. Itu mungkin maksud jawaban Doktor Sugeng.

Dalam halaman lain dari Facebooknya, ia menulis bahwa identitas genetic Nabi Ibrahim ber-haplogroup J lengkapnya J-FGC8712, dan Imam Ali bin Abi Talib adalah J-FGC10500. Dari sini kita memahami garis lurus keturunan Nabi harus berhaplo J. lalu bagaimana kedudukan test DNA menurut para ulama?

Menurut hasil keputusan Muktamar NU yang ke-31 yang dilaksanakan di Solo tahun 2004, hasil test DNA bisa digunakan sebagai penafian ilhaq nasab (tersambungnya nasab), tetapi belum tentu bisa menentukan ilhaq nasab. Dari hasil keputusan muktamar NU itu kita bisa menyatakan nasab Ba’alwi sebagai tidak tersambung garis lurus laki-laki kepada Nabi Muhammad Saw, berdasarkan hasil test DNA mereka yang tidak berhaplo J yang merupakan haplogroup yang dimiliki Imam Ali bin Abi Talib dan harus dimiliki keturunannya.

Jika demikian, nasab Ba’alwi tersebut sudah tertolak dari dua sisi, yaitu pertama kajian pustaka sebagaimana dalam kajian penulis, yang kedua dilihat dari kesimpulan hasil test DNA sebagaimana dijelaskan peneliti seperti di atas.

Artikel terkait...

Pengertian dan Dasar Hukum Syirkah

Pengertian dan Dasar Hukum Syirkah

Oleh : Muhammad Ikhsan Secara istilah, syirkah adalah kepemilikan bersama antara dua orang atau lebih atas suatu harta yang tidak terpisah. Kebolehannya telah disepakati para ulama, sebagaimana disebutkan dalam kitab Fathul Qarib: “والشركة جائزة” Bahkan ditegaskan dalam kaidah: الشركة جائزة…

Alun 9 Apr 2026 38 3 menit baca
إثبات نسب عائلة الملك عبد الله الثاني ملك الأردن الى النبي محمد صلى الله عليه وسلم

إثبات نسب عائلة الملك عبد الله الثاني ملك الأردن الى النبي محمد صلى الله عليه وسلم

  بقلم: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي رئيس لجنة الفتوى في مجلس العلماء الاندونيسيين في محافظة بنتن وعضو مجمع فقهاء جاوة والباحث المحقق في نسب اهل البيت وذريتهم يخضع إثبات نسب من يدّعون انتسابهم إلى النبي محمد (صلى الله عليه…

Alun 6 Mar 2026 369 6 menit baca
القصيدة الرجزية في مدح الشيخ عمادالدين عثمان المجدد من بنتن

القصيدة الرجزية في مدح الشيخ عمادالدين عثمان المجدد من بنتن

  كتبه الشيخ توباغوس ديدي فهليفي البنتني   Syair Rajaz dalam Memuji K.H. Imaduddin Utsman Sang Mujaddid dari Banten   Karya: Kiai Tubagus Didi Falevi Al-Bantani       **١.اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الْعَظِيْمِ الْغَافِرِ  تَقْدِيْسُهُ يَعْلُو عَلَى الضَّمَائِرِ   Segala puji…

Alun 4 Mar 2026 227 4 menit baca