Rabu, 4 November 2026

Mahfud MD Tegaskan Ba’alwi Bukan Keturunan Nabi Muhammad SAW

Image

JAKARTA – Mantan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD, secara blak-blakan memberikan pandangan tegas terkait polemik keabsahan silsilah klan Ba’alwi yang tengah hangat diperbincangkan publik. Dalam sebuah pernyataan terbarunya, Mahfud secara terbuka menyatakan keyakinannya bahwa klan Ba’alwi bukanlah keturunan dari Nabi Muhammad SAW.

Pandangan tersebut didasarkan pada tiga pendekatan ilmiah yang komprehensif, yakni studi filologi, catatan sejarah (histori), serta hasil pembuktian sains melalui tes DNA yang belakangan ini ramai dilakukan.

“Ba’alwi kalau bagi saya bukan gitu ya, bukan… bukan turunan Nabi. Karena dari filologi jelas ya, kemudian dari histori jelas, kemudian… eh eh juga eh apa, DNA yang terakhir itu,” ujar Prof. Mahfud MD saat memberikan keterangan.

Selain membedah masalah keabsahan nasab dari sisi keilmuan, Mahfud MD juga menyoroti adanya upaya oknum tertentu yang dinilai mencoba membelokkan sejarah kemerdekaan Indonesia.

Beliau meluruskan klaim sepihak mengenai keterlibatan tokoh habib dalam peristiwa krusial seputar proklamasi kemerdekaan.

Mahfud menegaskan bahwa sejarah mencatat secara valid peran Laksamana Maeda—seorang perwira militer Jepang—yang memberikan jaminan keamanan penuh bagi Bung Karno dan para tokoh bangsa untuk merumuskan teks proklamasi di kediamannya, bukan atas andil tokoh dari klan habib.

“Laksamana Maeda itu yang minta Bung Karno: ‘Bung, kalau Anda mau rapat untuk merumuskan proklamasi besok pagi, di rumah saya aja. Aman, saya yang jaga.’ Bukan Habib, gak ada Habib,” tegasnya.

Pernyataan blak-blakan dari tokoh hukum nasional ini dinilai memberikan dukungan moril yang besar bagi barisan para kiai, sejarawan, dan akademisi—termasuk tesis yang diusung KH. Imaduddin Utsman—yang tengah berjuang menjaga kemurnian sejarah bangsa dari penyebaran khurafat dan narasi sejarah palsu di tengah masyarakat.

Sumber link: https://www.youtube.com/watch?v=LrwQPEEvtTE&t=22s

Artikel terkait...

ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

ASYRAF HIJAZ TURUN TANGAN MEMBONGKAR KEPALSUAN NASAB PEMBELA KLAN BA’ALWI IBRAHIM BIN MANSUR

Nama Ibrahim bin Mansur belakangan ini terkenal di Indonesia. Hal itu menyusul pembelaannya terhadap nasab klan Ba’alwi (habaib) yang telah terbukti batal dilihat dari seluruh metode itsbat nasab (thariq itsbat al-nasab) yang dikenal para nassabah (ahli nasab). Di mana thara’iq…

Alun 30 Okt 2026 130 14 menit baca
INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

INI DAFTAR PARA SADAH DAN ASYRAF DI YAMAN: KESAKSIAN KITAB MUNTAQALAH AL-THALIBIYAH ABAD KE-5 HIJRIYAH DAN TES Y-DNA 2026

Salah satu karya klasik dalam ilmu nasab yang menjadi sandaran utama para peneliti nasab adalah kitab Muntaqalah al-Thalibiyah karya emas dari Ibrahim Ibnu Thaba’thaba (hidup 479 H.). Kitab ini memiliki keunikan dalam merumuskan metode verifikasi silsilah berbasis geografi. Thabathaba membuat…

Alun 22 Okt 2026 327 10 menit baca
Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

Gagasan Pembentukan Pusat Berkhidmat Nahdlatul Ulama Kultural (PBNU Kultural)

K.H. Imaduddin Utsman Al-Bantani Dinamika internal Nahdlatul Ulama (NU) pra dan pasca muktamar ke-35 di Jombang menunjukkan dikotomi yang semakin jelas antara jalur Struktural (jam’iyyah) dan jalur Kultural (jama’ah). Marak respon ketidakpuasan sebagian warga Nahdliyin terhadap terpilihnya K.H. Miftahul Akhyar…

Alun 17 Okt 2026 256 5 menit baca