Senin, 28 September 2026

Kandidat Doktor dari Inggris: Kiai Imad dan Presiden Prabowo Seperti Einstein dan Roosevelt

Image

JAKARTA – Sebuah analogi menarik muncul dalam diskusi hangat mengenai polemik nasab di Indonesia. Rocky Al-Ma’arif Syam yang akrab disapa Gus Rocky, seorang akademisi dan kandidat doktor yang kini tengah menempuh studi di Inggris, menyamakan momentum bersuratnya Kiai Imaduddin Utsman Albantani kepada Presiden Prabowo Subianto dengan peristiwa bersejarah antara fisikawan Albert Einstein dan Presiden Amerika Serikat, Franklin D. Roosevelt.

Dalam diskusi daring melalui kanal Padasuka TV (13/05/2026), Gus Rocky menilai bahwa surat yang dikirimkan Kiai Imaduddin bukan sekadar korespondensi biasa, melainkan sebuah peringatan strategis bagi kedaulatan sejarah dan nasionalisme bangsa.

Gus Rocky menjelaskan bahwa sejarah mencatat Einstein pernah menyurati Presiden Roosevelt untuk memperingatkan adanya ancaman besar berupa pengembangan teknologi nuklir oleh Nazi Jerman. Surat tersebut kemudian memicu lahirnya Manhattan Project yang mengubah arah sejarah dunia.

“Saya berimajinasi Kiai Imad ini seperti Einstein yang mengingatkan Presiden bahwa ada proyek penggelapan sejarah, proyek infiltrasi, dan manipulasi yang kelihatannya remeh di akar rumput, tetapi sebetulnya ini sisa-sisa kolonialisme yang belum selesai,” ujar Gus Rocky.

Menurutnya, klaim-klaim nasab yang tidak terverifikasi secara ilmiah dan penguasaan narasi sejarah oleh klan tertentu merupakan bentuk “infiltrasi” yang dapat mengancam memori kolektif bangsa Indonesia.

Lebih lanjut, Gus Rocky memandang bahwa langkah Kiai Imad sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang dikenal memiliki retorika anti-Nekolim (Neokolonialisme-Imperialisme). Ia menyebut gerakan ini sebagai The Epistemological Project of the Islamic Third Worldism.

“Bung Karno adalah figur antikolonial di eranya, dan sekarang Pak Prabowo membawa semangat anti-Nekolim. Kiai Imad hadir untuk menarasikan ulang sejarah Islam Indonesia yang selama ini mungkin terdistorsi oleh kepentingan diaspora tertentu di masa lalu,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa selama ini ada manipulasi sejarah melalui soft power media yang mengesankan bahwa kemerdekaan Indonesia seolah-olah didominasi oleh peran klan tertentu, padahal catatan sejarah resmi seperti keanggotaan BPUPKI dan PPKI menunjukkan fakta yang berbeda.

Melihat urgensi dari riset ilmiah Kiai Imad yang menggabungkan kajian filologi dengan sains DNA, Gus Rocky mendorong pemerintah untuk mengambil langkah nyata. Ia bahkan mengusulkan agar Kiai Imad diberikan peran strategis untuk memimpin penulisan ulang sejarah Islam Nusantara.

“Surat Kiai Imad harus ditanggapi secara strategis. Jika dulu Einstein memantik Manhattan Project, maka surat Kiai Imad ini harus mendorong Prabowo’s Project on Renarrating Indonesian Islamic History,” tegasnya.

Penutup diskusi tersebut menggarisbawahi bahwa perlawanan Kiai Imad terhadap hegemoni nasab bukan sekadar masalah silsilah, melainkan upaya besar untuk memulihkan martabat sejarah bangsa Indonesia agar tidak lagi terjebak dalam aristokrasi agama yang bersifat rasis dan diskriminatif.

Artikel terkait...

كتاب الشجرة الطيبة في اثبات نسب بني قتادة تأليف: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي القادري

كتاب الشجرة الطيبة في اثبات نسب بني قتادة تأليف: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي القادري

مقدمة بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله الذي حذرنا ان لا أنساب بيننا يوم القيامة في الذكر الحكيم، وجعل صلة الأرحام عروة وثقى لا تنفصم ولا تريم، والصلاة والسلام على سيدنا محمد، الموصولِ بنسب طاهر زكيّ عميم، وعلى آله وصحبه…

Admin 21 Sep 2026 585 28 menit baca
Itsbat Nasab Bani Qatadah dan Raja Yordan

Itsbat Nasab Bani Qatadah dan Raja Yordan

(Menjawab Video Rumail Tentang Nasab Raja Yordan Sebagai Rekomendasi Y-DNA) Nasab Raja Yordania adalah salah satu nasab paling sahih sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW jalur paternal (laki-laki). Nama-nama dalam susunan silsilah nasabnya treverifikasi seluruh kitab nasab mulai abad ke-3 sampai…

Alun 14 Sep 2026 844 23 menit baca
Klan Ba’alawi Melamar Putri Kiai, Ditolak Keluarga Jauh Dengan Alasan Kafa’ah: Nikah Tetap Sah?

Klan Ba’alawi Melamar Putri Kiai, Ditolak Keluarga Jauh Dengan Alasan Kafa’ah: Nikah Tetap Sah?

Diskursus mengenai nasab dan syarat kafa’ah (kesetaraan/kesepadanan) dalam pernikahan belakangan ini kembali menghangat di tengah masyarakat. Salah satu dinamika yang memicu perhatian adalah peristiwa ketika seorang kiai merestui putrinya dipersunting oleh pria dari klan Ba’alawi, namun mendapat penolakan keras dari…

Alun 14 Sep 2026 153 3 menit baca