Minggu, 4 Oktober 2026

Dr. Hadi al-Amili administrator di FamilyTreeDNA (FTDNA) Konfirmasi J1-L859 sebagai Marker Genetik Asyraf dan Sadah Alawiyyin

Image

Dr. Hadi Al-Amili (lengkapnya Dr. Sayyid Hadi Yahya al-Amili) diakui secara luas dalam komunitas genealogis sebagai salah satu peneliti utama dan administrator dalam proyek-proyek DNA yang berfokus pada garis keturunan Bani Hasyim dan Quraisy. Ia salah satu tokoh sentral dalam riset genetika molekuler yang memfokuskan pada garis keturunan Ahlul Bayt dan klan-klan Arab.

Nama belakang “Al-Amili” merujuk pada wilayah Jabal Amil, sebuah kawasan bersejarah di Lebanon Selatan yang dikenal sebagai pusat konsentrasi keluarga-keluarga keturunan Ahlul Bayt (Sayyid/Syarif). Beliau aktif melakukan riset terhadap klan-klan di wilayah Levant (termasuk Lebanon dan Suriah) serta menghubungkan data tersebut dengan sampel dari Jazirah Arab untuk memetakan haplogroup keturunan Nabi Muhammad SAW.

Meskipun asal-usulnya dari Lebanon, aktivitas risetnya berskala internasional melalui platform FamilyTreeDNA (FTDNA), di mana beliau mengelola proyek genetika bagi klan Quraisy dan Bani Hasyim di seluruh dunia.

Perannya melibatkan analisis data sampel Y-DNA dari berbagai klan yang memiliki silsilah (nasab) yang kuat untuk memetakan mutasi genetik keluarga tersebut. Ia bertindak sebagai administrator utama dalam proyek riset DNA Quraisy dan Bani Hasyim, mengelola ratusan sampel dari keluarga-keluarga yang memiliki silsilah (nasab) yang kuat.

Dr. Hadi Al-Amili termasuk peneliti yang mengonfirmasi bahwa Haplogroup J1-L859 merupakan marker genetik (SNP) yang khas bagi keturunan Bani Hasyim. Ia sering mempublikasikan temuan datanya melalui platform analisis genealogis seperti FGC8712 dan grup diskusi riset DNA Timur Tengah.

Beliau menggunakan pendekatan integrasi antara ilmu nasab tradisional (manuskrip silsilah) dengan genetika molekuler (tes Y-700 dari FamilyTreeDNA) untuk memvalidasi apakah klaim keturunan seseorang secara ilmiah sinkron dengan kelompok inti Bani Hasyim.

Meskipun namanya sangat otoritatif di dunia genealogis DNA (khususnya di Lebanon dan Timur Tengah), karya-karyanya lebih banyak dipublikasikan dalam bentuk laporan riset proyek, tabel filogeni, dan artikel di platform khusus genetika ketimbang jurnal medis umum, karena sifat penelitiannya yang spesifik pada sejarah keluarga (genealogi).

Dr. Hadi al-Amili dan timnya mengidentifikasi hierarki mutasi genetik spesifik yang membedakan klan-klan di bawah naungan Bani Hasyim:

J1-L859: Diidentifikasi sebagai marker pemersatu bagi seluruh suku Quraisy.
FGC8703: Marker yang lebih spesifik untuk klan Bani Hasyim (Hashemites).
FGC10500: Marker yang menunjukkan garis keturunan dari Imam Ali bin Abi Thalib (Alawiyyin).
FGC30416: Marker khusus untuk keturunan Imam Husain.

Riset ini menemukan konsistensi tinggi pada sampel dari keluarga Kerajaan Yordania dan klan-klan Syarif di Hijaz, Yaman, Irak, hingga Levant, yang semuanya jatuh pada kelompok J1.

Analisis genetik memperkirakan nenek moyang bersama dari kelompok J-L859 hidup sekitar tahun 500 Masehi (220–715 M), yang sangat sesuai secara historis dengan masa hidup nenek moyang Quraisy/Hasyim.

Dirangkum dari berbagai sumber

Artikel terkait...

كتاب الشجرة الطيبة في اثبات نسب بني قتادة تأليف: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي القادري

كتاب الشجرة الطيبة في اثبات نسب بني قتادة تأليف: عماد الدين عثمان البنتني الجاوي الشافعي القادري

مقدمة بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله الذي حذرنا ان لا أنساب بيننا يوم القيامة في الذكر الحكيم، وجعل صلة الأرحام عروة وثقى لا تنفصم ولا تريم، والصلاة والسلام على سيدنا محمد، الموصولِ بنسب طاهر زكيّ عميم، وعلى آله وصحبه…

Admin 21 Sep 2026 648 28 menit baca
Itsbat Nasab Bani Qatadah dan Raja Yordan

Itsbat Nasab Bani Qatadah dan Raja Yordan

(Menjawab Video Rumail Tentang Nasab Raja Yordan Sebagai Rekomendasi Y-DNA) Nasab Raja Yordania adalah salah satu nasab paling sahih sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW jalur paternal (laki-laki). Nama-nama dalam susunan silsilah nasabnya treverifikasi seluruh kitab nasab mulai abad ke-3 sampai…

Alun 14 Sep 2026 917 23 menit baca
Klan Ba’alawi Melamar Putri Kiai, Ditolak Keluarga Jauh Dengan Alasan Kafa’ah: Nikah Tetap Sah?

Klan Ba’alawi Melamar Putri Kiai, Ditolak Keluarga Jauh Dengan Alasan Kafa’ah: Nikah Tetap Sah?

Diskursus mengenai nasab dan syarat kafa’ah (kesetaraan/kesepadanan) dalam pernikahan belakangan ini kembali menghangat di tengah masyarakat. Salah satu dinamika yang memicu perhatian adalah peristiwa ketika seorang kiai merestui putrinya dipersunting oleh pria dari klan Ba’alawi, namun mendapat penolakan keras dari…

Alun 14 Sep 2026 176 3 menit baca